Wisata Ujung Genteng Sukabumi

Posted on
Kawasan Wisata Ujung Genteng 
Pantai Ujung Genteng
Pemandangan puing-puing dermaga peninggalan Belanda yang sejarahnya tidak diketahui pasti oleh masyarakat lokal.
estinasi wisata ujung genteng menghadirkan suasana bersahaja masyarakat lokal yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan.
Pada setiap pagi mulai dari pukul 7 hingga 9 pagi, Anda dapat menyaksikan semacam kios di pinggir pantai yang menjadi tempat penjualan ikan-ikan dan hasil laut lainnya yang masih segar serta aneka hasil tangkapan para nelayan sepulang dari melaut.

Baca juga : Wisata Taman Bunga Nusantara Bogor

Hasil laut seperti ikan pari, cumi sotong, ikan layur, dan ikan hiu martil yang sulit ditemukan di kota dapat dengan mudah Anda peroleh di kios ikan Ujung Genteng ini dan semuanya dalam kondisi segar serta harga yang dapat ditawar.
Tidak perlu bingung bagaimana cara membawa hasil-hasil laut tersebut, pedagang di sana sudah sigap menyediakan boks dari stereofoam yang berkapasitas 6 kg untuk menampung belanjaan Anda tanpa mengurangi kesegarannya.
Alamat Ujung Genteng Sukabumi
Peta Lokasiklik di sini
Koordinat GPS: -7.363596,106.407993
Terdapat sejumlah tempat menarik di kawasan wisata Ujung Genteng yang patut Anda ketahui. Secara garis besar, terbagi dalam dua area yang paling banyak diminati kalangan penikmat perjalanan, yakni pantai dan curug (air terjun).

Pantai Wisata Ujung Genteng

Pantai di Ujung Genteng yang paling populer adalah yang terletak di Kecamatan Ciracap. Meski termasuk dalam pantai Laut Selatan Jawa yang terkenal berair bersih dan berombak besar, tetapi kebanyakan pantai di Ujung Genteng tidaklah berbahaya sebagaimana kawasan wisata pelabuhan ratu yang banyak memiliki area berombak besar.
Dalam keadaan pasang, gelombang air laut di kawasan wisata Ujung Genteng ini hanya mencapai pangkal paha orang dewasa saja. Sementara ketika surut, justru hanya setinggi betis kaki. Berikut ini adalah pantai-pantai menarik di Ujung Genteng yang dapat Anda kunjungi.

1. Pantai Ombak Tujuh

                                                      Pantai Ombak Tujuh
Diberi nama Pantai Ombak Tujuh oleh wisatawan asing, ombak di pantai ini konon mampu mencapai tujuh tingkat yang oleh karenanya disukai para penggemar surfing.
Meski demikian, akses ke lokasi pantai ini membutuhkan upaya ekstra mengingat rute perjalananya yang menantang dan mengharuskan Anda untuk melewati hutan serta tiga muara sungai dangkal.
Jasa ojek adalah satu-satunya alat transportasi yang dapat membawa Anda ke lokasi Pantai Ombak Tujuah dan pada umumnya mematok harga mahal hingga mencapai Rp 200 ribu per motor.

2. Pantai Cibuaya

                                                               Pantai Cibuaya
Kebanyakan penikmat perjalanan yang pergi ke kawasan wisata Ujung Genteng pasti akan singgah di Pantai Cibuaya. Selain mudah ditempuh, pantai ini terbilang sangat tenang sehingga asyik untuk bermain air laut di tepian pantai atau sekedar bersantai hingga menikmati sunset.
Di seputaran Pantai Cibuaya juga mudah ditemui sejumlah tempat penginapan murah yang dapat Anda pilih.

3. Pantai Pangumbahan

                                              

                                                        Pantai Pangumbahan

Pantai ini juga populer dikunjungi wisatawan di Ujung Genteng. Tidak hanya karena pemandangannya yang indah dengan hamparan pasir putih halus yang menawan dalam radius hingga 1 km, tetapi juga karena Pantai Pangumbahan memiliki ombak setinggi 2-3 meter yang cukup baik untuk dijadikan sebagai tempat berselancar.

Keistimewaan lain dari Pantai Pangumbahan adalah menjadi lokasi penangkaran penyu hijau (Chelonia mydas). Pada malam hari, Anda dapat melihat langsung penyu-penyu bertelur di Pantai Pangumbahan.

Baca juga : Kolam Renang Giri Tirta Kahuripan Purwakarta

Bila beruntung, Anda dapat menonton kegiatan pelepasan tukik-tukik (anak penyu) ke pantai.

Curug (Air Terjun) di Ujung Genteng

Tidak hanya menawarkan wisata pantai yang menawan, destinasi wisata Ujung Genteng juga menawarkan Anda pesona air terjun yang masih alami. Beberapa curug yang populer di Ujung Genteng, di antaranya:

1. Curug Cikaso

Curug Cikaso terletak agak jauh dari lokasi pantai-pantai Ujung Genteng, tepatnya berada di Kecamatan Surade. Setiba di lokasi, Anda akan disuguhi pemandangan 3 air terjun yang berjajar dengan ketinggian masing-masing 7 meter, 7,5 meter, dan 6 meter.
Tidak hanya memandangi air terjun saja, Anda juga dapat berenang dan bermain di kolam air yang jernih di bawah air terjun tersebut. Airnya terbilang cukup dalam, bahkan ketika musim kemarau memiliki kedalaman hingga 3 meter.
Tetapi tidak perlu khawatir, tersedia peminjaman ban bagi Anda yang ingin bermain-main di kolam air dengan tarif sewa sebesar Rp 5 ribu per ban.

2. Curug Luhur

Curug yang satu ini terbilang kurang populer dibandingkan dengan Curug Cikaso. Ini disebabkan saat musim kemarau, air terjunnya juga ikut kering dan tidak mengalirkan air.
Meski praktis hanya menyajikan pemandangan sungai ketika musim kemarau, namun apabila Anda turun ke bawah, Anda akan mendapati pemandangan yang memukau.
Sungguh disayangkan jika Anda sampai melewatkan spot ini ketika Anda sedang melakukan perjalanan wisata Ujung Genteng.

Rute Perjalanan ke Ujung Genteng

Untuk rombongan bus atau pengendara kendaraan pribadi, rute perjalanan ke lokasi wisata Ujung Genteng dimulai dari Sukabumi, kemudian terus mengikuti rambu yang menuju ke arah Cibadak. Sesampai di perempatan, akan ada jembatan Kuning. Ikuti jalan tersebut hingga Anda menemukan Jalan Raya Ujung Genteng. Kondisi jalan tergolong semi off-road, untuk itu Anda patut mempersiapkan kondisi kendaran yang prima agar dapat berjalan dengan lancar ke lokasi.

Baca juga : Pantai Santolo Garut

Jika Anda melakukan perjalanan dengan transportasi umum, ada dua rute yang dapat dijadikan sebagai acuan. Apabila Anda dari arah Jakarta berhentilah di Terminal Degung, Sukabumi. Kemudian naik angkutan umum jurusan Bhayangkara, lalu berhenti di Toserba “Yogya”. Sementara bila Anda dari arah Bandung, lebih baik Anda berhenti di depan Apotek “Kimia Farma”, lalu berjalan kaki sekitar 200 m ke arah Toserba “Yogya”.
Dari Toserba “Yogya“, Anda dapat pergi menuju Pasar Ciwangi dengan berjalan kaki atau naik becak, kemudian naik angkot jurusan Terminal Lembursitu. Dari terminal, Anda selanjutnya dapat memilih kendaraan umum untuk lanjut ke Kecamatan Surade.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.