Menghabiskan Malam di Tanggo Rajo di Jambi

Posted on
Menghabiskan Malam di Tanggo Rajo di Jambi



KAWASAN Tanggo Rajo memanglah cukup strategis serta mudah di cari. Ada persis di depan tempat tinggal dinas gubernur Jambi di bilangan pasar Jambi, lokasi ini telah jadi lokasi wisata kuliner untuk warga Kota Jambi.Bukan sekedar pada akhir minggu saja, pada malam-malam umum juga tempat ini senantiasa dikunjungi warga lantaran tawarkan beragam varian makanan, dengan menu paling utama jagung bakar.

Posisi Tanggo Rajo sesungguhnya cukup nyaman untuk sebatas melepas capek. Pasalnya, pengunjung dapat segera nikmati riak-riak Sungai Batanghari saat malam hari, lantaran posisinya yang ada persis di bantaran Sungai Batanghari.

Menghabiskan Malam di Tanggo Rajo di Jambi

Tetapi, siapa kira, nyatanya lokasi Tanggo Rajo dulung jadikan sebagai tempat turun naiknya sang penguasa paling tinggi pada jaman kerajaan, kesultanan, penjajah Belanda, serta paling akhir yaitu penguasa daerah sebagai kepala daerah yang dimaksud dengan Gunernur.
Dari dahulu, letak Tanggo Rajo tetaplah didekat lokasi Istana, serta kebetulan Tanggo Rajo terdapat di depan Tempat tinggal Dinas Gubernur Propinsi Jambi.

Tanggo Rajo itu telah ada pada jaman kerajaan Hindu, yag dulunya terdapat di ujung Jabung, ketika Kerajaan Melayu Islam terdapat di lokasi Damasraya, sampai Kerajaan Kesulthanan Melayu Jambi terdapat di lokasi Tanah Tentukan, jadi dasarnya Tanggo Rajo itu terdapat di mana penguasa itu ada.
Sejarawan Jambi, Junaidi T Noor menyampaikan, kalau Tanggo Rajo dahulunya adalah satu bangunan kecil yang di buat untuk turun naiknya seseorang raja atau penguasa. Pada jaman kerajaan melayu Hindu sampailah dengan kerajaan melayu islam, yang namanya Tanggo Rajo tentu senantiasa ada. Lantaran Tanggo Rajo senantiasa terdapat dikawasan Istana kerajaan, pada jaman terdahulu, alat transportasi yang dipakai oleh mayarakat yaitu transportasi laut yakni perahu yang dimaksud dengan nama jong, serta perahu yang dipakai oleh raja di kenal dengan sebutan Jong Kencana atau Perahu Kajang Lako.

Menghabiskan Malam di Tanggo Rajo di Jambi

Kemudian lokasi kerajaan Melayu Jambi ketika itu, adalah lokasi Tanggo Rajo sekarang ini, serta kerajaan melayu terdahulu di kenal dengan nama lokasi Tanah Tentukan, yang tepatnya terdapat di lokasi Mesjid Agung Al-Falah Jambi sekarang ini.

Junaidi T Noor Juga menerangkan kalau, Lokasi Tanggo Rajo yang sekarang ini di kenal Ancol itu adalah lokasi tempat sang penguasa untuk turun naik keperahunya, serta ketika jaman penjajahan Belanda, pada jaman itu penguasa itu di kenal dengan residen bikin satu bangunan, yang dipakai sebagai rumah sang penguasa, ketika itu di kenal dengan sebutan demak, serta Tanggo Rajo itupun masihlah disebutkan sebagai Tanggo Rajo. Bangunan yang dipakai sebagai tempat tersebut sebagai Tempat tinggal Dinas Gubernur Propinsi Jambi sekarang ini.

Menghabiskan Malam di Tanggo Rajo di Jambi

Lokasi Tanggo Rajo terdapat di pinggir sungai Batang Hari, tepatnya di depan Tempat tinggal Dinas Gubernur Propinsi Jambi, yang tiap-tiap sorenya senantiasa dipadati dengan pengunjung, diluar itu kegiatan jalan raya juga kerap berhenti dikawasan Tanggo Rajo. Th. ke th. lokasi ini senantiasa dikerjakan pembenahan oleh pemerintah Propinsi Jambi serta bekerja sama juga dengan pemerintah Kota Jambi. Dengan hal tersebut pemerintah sudah lakukan hal sesuai sama kemampuanya, satu diantara contoh pemerintah sudah bikin merk atau gapura Taman Tanggo Rajo serta bukanlah Ancol.
Orang-orang Jambi banyak yang menyesalkan Tanggo Rajo dimaksud dengan Ancol Jambi, Sejarahwan serta Budayawan Jambi Junaidi T Noor begitu menyayangkan dengan sebutan Ancol Jambi.

“Penyebutan nama lain dari Lokasi Tanggo Rajo dengan sebutan Ancol itu suatu hal hal yang salah oleh orang-orang Jambi. Tanggo Rajo semakin bagus serta asli punya Jambi, lantaran sebutan Tanggo Rajo mempunyai histori sendiri yang punyai oleh Jambi, ’’ sebut Junaidi T Noor.
Sebutan Ancol bukan sekedar dijelaskan oleh orang-orang Jambi, walau demikian orang-orang diluar daerah Propinsi Jambi juga turut mengetahui, kalau di Jambi juga mempunyai Ancol. Terkecuali di Ancol Kota Jambi, lokasi yang juga kerap dikunjungi yaitu Ancol Kuala Tungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Sebagai orang-orang pastinya berpikir bagaimana caranya mengembangakan serta melestarikan kebudayaan Jambi bukanlah jadi di hilangkan.

Menghabiskan Malam di Tanggo Rajo di Jambi

Dikatakannya sebutan Ancol awal mulanya di inspirasi dengan Ancol Jakarta, yang tempatnya juga ditepian Laut dengan lokasi yang cukup menarik, serta Tanggo Rajo juga terdapat di Pinggir sungai Batang Hari, ditambah banyak Kuliner yang posisinya pas ada di pinggir sungai Batang Hari serta pas didepa Tempat tinggal Dinas Gubernur Propinsi Jambi,

“Kemungkinan di inspirasi dengan Ancol Jakarta, yang tepatnya cocok ditepian laut, serta mempunyai wahana hiburan yang banyak serta kuliner banyak juga, hingga orang-orang Jambi menginginkan Jambi dapat sama juga dengan Ancol, ” tuturnya.

Menghabiskan Malam di Tanggo Rajo di Jambi

Budayawan Jambi ini dapat menyampaikan kalau, orang-orang Jambi, dengan tak sadar menyingkirkan jati diri kebudayaanya sendiri, serta ini memerlukan fungsi dari orangtua, tokoh orang-orang, tokoh kebiasaan, serta pemerintah daerah dalam memberi satu pemahaman mengenai beberapa tempat histori, budaya, serta kebiasaan istiadat Jambi. Jangan pernah kebudayaan yang dipunyai oleh Jambi itu hilang dengan perubahan jaman serta tehnologi seperti waktu saat ini.

Wisata tempat lain : 

Menghabiskan Malam di Tanggo Rajo di Jambi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *