Menikmati Keindahan Danau Dendam Tak Sudah di Bengkulu

Posted on
Menikmati Keindahan Danau Dendam Tak Sudah di Bengkulu

Terdapat banyak versus narasi yang mengedar di orang-orang terutama kota Bengkulu tentang bagaimana asal usul Danau Dendam Tidak Telah, salah satunya yaitu cerita mistis yang dikisahkan warga dengan cara turun-temurun yakni ada buaya yang konon dikatakan sebagai penunggu danau oleh orang Suku Lembak. Menurut narasi warga setempat, buaya penunggu Danau Dendam Tidak Telah bertarung melawan buaya asal Lampung, Propinsi Lampung di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan. Dalam pertarung itu, buaya penunggu Danau Dendam Tidak Telah sukses menaklukkan buaya asal Lampung. Cuma saja, dalam pertarungan ke-2 buaya itu, buaya Danau Dendam Tidak Telah kehilangan ekor. Konon ketika itu, buaya buntung Danau Dendam Tidak Telah bersumpah pada buaya asal Lampung, dengan kutukan, “kalau main ke Danau Dendam Tidak Telah akan tidak diberi makan”. Konon mulai sejak ada dendam buaya itu, jadi danau dimaksud warga setempat dengan nama “Danau Dendam Tidak Sudah”.

Menikmati Keindahan Danau Dendam Tak Sudah di Bengkulu

Cerita diatas yaitu deskripsi singkat tentang asal usul Danau Dendam Tidak Telah Bengkulu yang telah banyak di kenal oleh orang-orang. Nah sesungguhnya tim spesial Berendo Besamo awalannya tak ada niatan dengan cara spesial untuk menelusuri histori Danau Dendam Tidak Telah, tetapi lantaran satu sebab yg tidak dapat kami katakan disini, Anda dapat memperoleh narasi komplit tentang cerita perjalanan tim spesial Berendo Besamo di Danau Dendam Tidak Telah lewat cara datang ke alamat kami, saksikan info alamat yang kami siapkan di halaman ini : Hubungi Kami.

Cerita ini yaitu cerita perjalanan panjang yang begitu susah dipahami oleh orang umumnya atau orang pemula, cerita mengenai putra-putri Syailindra (salinan indera) yang menginginkan tahu histori asal-usul dunia serta seisinya, asal-usul sang pengembang jagat alam raya. Dalam perjalanan pencarian panjang ini, tanpa ada berniat kami diarahkan untuk lakukan perjalanan penelusuran histori di Danau Dendam Tidak Telah. Cerita ini kelak berentetan, pada perjalanan tim spesial di Danau Dendam Tidak Telah, perjalanan napak tilas di Gunung Bungkuk serta perjalanan ke Tanjung Sakti, ke satu tempat yang di kenal oleh orang-orang sebagai Puyang Panggar Besi

Menikmati Keindahan Danau Dendam Tak Sudah di Bengkulu

Baiklah ini cerita asal usul Danau Dendam Tidak Telah versus tim spesial Berendo Besamo, kami memperoleh cerita ini segera dari sang pelaku histori sendiri. Kami mempunyai satu langkah bagaimana mendatangkan beberapa pelaku sejaraah yang telah wafat beberapa ratus th., beberapa ribu th. bahkan juga jutaan th. waktu lalu, untuk tahu selanjutnya mengenai hal semacam ini silakan bertandang ke alamat kami, tenang saja, Anda akan tidak kami mintai cost, ubo rampe atau beberapa hal yang semacam, kami bakal dengan suka hati sharing cerita perjalanan panjang kami mengenai ini semuanya.

Pada zaman dulu ada satu kerajaan di daerah Bengkulu yang saat ini terdapat di desa Rindu Hati, Kec. Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah. Di kerajaan ini mempunyai seseorang putri raja yang cantik jelita bernama Indang Sari. Disuatu hari Indang Sari merajut cerita percintaan dengan pangeran dari satu kerajaan yang menyamar serta pilih jadi rakyat umum, yang ketika itu pemuda umum itu populer dengan nama Bujang Juare. Cerita percintaan pada Indang Sari dengan rakyat umum ini pada akhirnya di ketahui oleh bapak Putri Indang Sari, sang raja juga geram serta tak merestui jalinan pada Putri Indang Sari dengan kekasih hatinya itu.

Menikmati Keindahan Danau Dendam Tak Sudah di Bengkulu

Meskipun ditentang oleh ayahnya sebagai raja berkuasa ketika itu, tetapi Indang Sari dengan pemuda umum itu tetaplah meneruskan jalinan mereka walaupun tanpa ada restu dari orangtua Putri Indang Sari serta mereka kerap lakukan pertemuan di satu tempat di dekat tempat yang sekarang ini bernama Danau Dendam Tidak Telah.

Tetapi malang tidak bisa dihindarkan lagi, cerita percintaan terlarang pada Indang Sari serta Bujang Juare pada akhirnya di ketahui oleh sang raja serta sang raja begitu geram. Putri Indang Sari pada akhirnya dihukum dikurung didalam istana. Ketika itu sang raja mengadakan sayembara pada semua pemuda yakni dengan menancapkan satu pedang, serta untuk siapa saja yang dapat mencabut pedang itu bakal dinikahkan dengan Putri Indang Sari. Tetapi lantaran Sang Raja yang memiliki kesaktian tingkat tinggi, pada akhirnya satu persatu pemuda yang coba mencabut pedang itu tak dapat mencabut pedang yang ditancapkan oleh bapak Putri Indang Sari, sang raja yang sakti mandraguna. Sayembara itu berjalan sampai sekian hari, tetapi belum ada pemuda yang dapat mencabutnya.

Menikmati Keindahan Danau Dendam Tak Sudah di Bengkulu

Selang sekian hari lalu, ada satu berita yang mengagetkan, ada seseorang pemuda yang sukses mencabut pedang yang ditancapkan sang raja sakti itu. Nyatanya pemuda yang sukses mencabut pedang tersebut….. Bersambung, bakal kami teruskan, nantikan cerita komplitnya

Alamat danau dendam tidak telah, asal muasal danau dendam tidak telah, asal usul danau dendam tidak telah, narasi danau dendam tidak telah dalam bhs inggris, narasi danau dendam tidak telah di bengkulu, cerpen danau dendam tidak telah, danau dendam tidak telah, danau dendam tidak telah bengkulu, danau dendam tidak telah bengkulu foto, danau dendam tidak telah sampah, hikayat danau dendam tidak telah, tempat danau dendam tidak telah

Wisata tempat lain :

Menikmati Keindahan Danau Dendam Tak Sudah di Bengkulu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.