Kelekak Community Bangka Belitung Budaya Sejarah

Posted on
Kelekak Community Bangka Belitung Budaya Sejarah



KELEKAK COMMUNITY 

Berlokasi di lokasi Rimba Taklok Tuatunu Pangkalpinang, 5 km dari pusat Kota, Kelekak Community adalah lokasi rimba orang-orang yang diperkembang jadi eksotisme alam berbalut budaya lokal Bangka.

Disini wisatawan bisa nikmati keindahan alam rimba, permainan budaya Bangka, tempat tinggal tradisional, peralatan serta perlengkapan tradisional orang-orang Bangka, makanan khas Bangka dan tempat peribadatan masjid kayu yang bercirikan budaya lokal.

Tiap-tiap wisatawan yang bertandang bakal disuguhi tarian khas Bangka sebagai penyambut kehadiran. Diluar itu destinasi budaya ini dapat mempunyai miniatur Ka’bah yang dapat jadikan tempat manasik haji untuk orang-orang Bangka.

Paket Kelekak Community jadi miniatur perkampungan orang-orang Bangka era 18 yang di bangun untuk mendatangkan bagaimana situasi kehidupan masyarakat Bangka serta rutinitas keseharian.

Ditengah-tengah perubahan jaman yang mulai mengikis pengetahuan beberapa generasi muda bakal histori daerah, Hermawan berinisiatif melestarikan budaya, pendidikan ataupun wisata religi sebagai ciri khas Bangka Belitung (Babel) mulai sejak jaman dulu, dengan membangun Kelekak Comunity.
Kepada Radar Bangka, Hermawan menyampaikan, terbentuknya Kelekak Community atas basic kecintaan serta kerinduan dianya pada kebudayaan yang ada di Negeri Serumpun Sebalai yang mulai ditinggalkan.

” Awalannya ada rasa kerinduan saya bakal kebudayaan, religi serta pendidikan dan alat kerja pada jaman dulu saat saya masihlah kecil-kecil, serta pada th. 2011 lantas awalnya cuma pembuatan Mesjid Kayu serta Alhamdulillah saat ini semuanya masa lalu, mainan serta pekakas perkakas yang ada dulu telah terkumpul di Kelekak Community, ” katanya, (3/3) tempo hari.
Dengan terwujudnya kerinduan yang sudah lama hilang bikin Hermawan jadi makin cinta bakal budaya Bangka Belitung. Sampai ia juga makin ketertarikan untuk membagikan bebrapa evaluasi serta pengetahuan mengenai Babel tempo dahulu pada generasi muda.

Berbagai jenis serta bentuk budaya didatangkan Kelekak Community, mulai dari mesjid kayu, balai panggung, galeri tradisional Bangka, permainan tradisional Bangka serta alat-alat kerja nenek moyang terutama di Pulau Bangka.
” Segale macem pengawi, pengalat, pemaen urang luk ee, ade disine, ” tuturnya dalam bhs khas sambil berkeliling ruang kelekak Community.

Tak cuma itu, nantinya Kelekak Community menurut dia semakin lebih aktif mengenalkan pada pengunjung Kelekak Community serta bakal mengundang pelajar untuk belajar budaya Bangka lebih dalam lagi. ” Saya suka serta memperoleh kenikmatan, lantaran budaya yang kita miliki nyatanya semakin banyak serta tidak habis-habis untuk digali, ” katanya.

Hermawan meneruskan, untuk lebih mengenalkan budaya Bangka di Kelekak Comunity bakal mengadakan program KECCE yakni (Kelekak Community Children).  ” Jadi di hari Jumat, Sabtu serta Minggu bakal diundang anak-anak sekolahan serta dikenalkan semuanya mainan-mainan pada jaman dulu serta bisa tahu langkah membuatnya, dapat di bawa pulang juga, ” paparnya.

Ia memberikan, sebagai komune pelestarian kebudayaan, pihaknya terima bila ada sumbangan dari orang-orang berbentuk peralatan, permainan serta foto-foto Bangka jaman dulu untuk disimpan di galeri museum. ” Hal sekian mempunyai tujuan supaya barang peninggalan jaman dahulu bisa di rawat dan di pertunjukan pada orang-orang terutama anak-anak supaya mereka tahu lebih dalam mengenai kebudayaan Bangka Belitung, ” taandasnya. (zul)

Wisata tempat lain :

Kelekak Community Bangka Belitung Budaya Sejarah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.