Wisata Rliligi Gereja Maranatha Bangka Belitung

Posted on
Wisata Rliligi Gereja Maranatha Bangka Belitung

GPIB Maranatha atau dalam arti nama yang lain yaitu Kerkeraad Der Protestanache Gemeente To Pangkalpinang. Pada saat pemerintahan Residen J. E Edie (memerintah Th. 1925-1928 Masehi), Pemerintah Kolonial Belanda sekitaran th. 1926-1927 Masehi, mulai bangun gedung Kerkeraad Der Protestansche Gemeente to Pangkalpinang.

Gereja ini adalah sisi dari Gereja Protestan di Indonesia (GPI), Der Protestansche Kerk in Nedherlandsch-Indie, atau yang lebih di kenal dengan sebutan Indische Kerk. Gereja di bangun pada posisi di samping Timur tempat tinggal residen (residentshuis te Pangkalpinang op Bangka), terdapat di Jalan Jenderal Sudirman pada 02º07’14”LS-106º06’50” BT (48 M 0623866 mU-9765566 mT). Pada posisi sisi depan bangunan ada tugu Titik 0 pulau Bangka serta resident straat (saat ini Jalan Merdeka). Gedung gereja di bangun di tempat gemeente Pangkalpinang (dibuat berdasar pada Inlandshe Gemeente Ordonantie serta Inlandshe Gemeente Ordonantie voor Buitengewesten pada Th. 1916).

GPIB Maranatha mempunyai ciri khas yang unik serta menarik lantaran ada menara jam hingga orang Bangka kerap menyebutnya Gereja Menara Jam. Mesin jam dengan system penggerak automatis ada di bagian tengah menara, di produksi oleh NEDERLANDSCHE FABRIEK VAN TORENUURWERKEN B. E IJSBOUTS ASTEN dengan Nomer 3061 berangka th. ANNO 1930. Mesin jam meskipun sangatlah tua masihlah berperan dengan baik menggerakkan jarum-jarum jam di puncak menara serta menggerakkan lonceng terbuat dari logam berangka th. 1928 Masehi.

Pemerintah Belanda meletakkan sebagian pendeta untuk melayani jemaat gereja yakni ; J. N. Beiger, Pendeta Oranje, Pendeta Lawalata, Penatua Pasalbessy, Pendeta Siswabessy, Pendeta Kaihatu serta sesudah kemerdekaan berturut-turut sebagai pendeta yaitu Pendeta Z. Pattinama (th. 1957-1973), Pendeta F. J. Latumaerissa (th. 1973-1983), Pendeta P. E. Linggar (th. 1983-1987), Pendeta B. Simon Binadji, B. Th. (th. 1987-1993), Pendeta L. Tiwow, S. Th. (th. 1994-1995), Pendeta M. S. Kapoh, S. Th. (th. 1996-1999) serta Pendeta P. Lumban Gaol, S. Th. (th. 1999-2005), Pendeta Egbert Parasian Sihombing, S. Th (th. 2005-2009) serta Pendeta Dra. Ivonne Diana Taroreh Loupatty, M. Min.

GPIB Maranatha yaitu Cagar Budaya Kota Pangkalpinang (Ketentuan Menteri Kebudayaan serta Pariwisata Nomer : PM. 13/PW. 007/MKP/2010, tanggal 8 Januari 2010) serta dilindungi Undang-undang Nomer 11 Th. 2010 mengenai Cagar Budaya.

INFORMASI 
Tempat : Jalan Jendral Sudirman, Pangkalpinang
Angkutan : Kendaraan Pribadi, Kendaraan Sewa, Angkutan Umum
Object Paling dekat : Tempat tinggal Residen, Tugu Gerakan Kemerdekaan

KETERANGAN 
Diputuskan sebagai Benda Cagar Budaya lewat Penetapan No. PM. 13/PW. 007/MKP/2010, 8 Januari 2010.

Wissata tempat lain : 

Wisata Rliligi Gereja Maranatha Bangka Belitung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.