Mengenal Wisata dan Sejarah Tugu Kota Palangka Raya

Posted on
Mengenal Wisata dan Sejarah Tugu Kota Palangka Raya

TIDAK banyak orang-orang Kota Palangkaraya tahu histori misteri yang terdapat di beberapa lokasi Kota. Terlebih, beberapa tempat telah jadi lokasi yang kerap dikunjungi terutama orang-orang Kota Palangkaraya.

Yakin atau tak, Tugu yang dinamakan Pelatakan Batu Pertama yang terdapat di Jalan S Parman Palangkaraya, rupaya menguak satu misteri.

Hamdi, 49, yang bertugas sebagai penjaga tugu itu, sudah menunjukkan kebenaran itu. Sepanjang tiga th., telah tiga kali didapati sesosok mahkluk dengan baju jubah putih serta berjenggot panjang, terbang dari atas pohon beringin di tugu itu, yang dikenal juga dengan nama tugu Soekarno.

Walau demikian, dia mengaku kalau belum ada kejanggalan pengunjung yang menjumpai makhluk itu dengan cara segera. Sebab, umumnya makhluk itu nampak sesudah ada tanda-tanda yang berbau dupa serta wangi bunga, tepatnya saat malam Jumat diatas jam 00. 00 WIB malam.

“Kalau menurut beberapa orang jaman dulu, tempat sekitaran tugu itu adalah makam orang terdahulu, ” kata Hamdi waktu dibincangi wartawan di tempat tinggalnya, Minggu (5/2) tempo hari.

Dia menjelaskan, makam itu ada sebelumnya Jalan S Parman usai di bangun serta jadi -Kota Cantik- sebutan Kota Palangkaraya. Sesudah pembangunan berjalan, menurut beragam cerita kata Hamdi, makam itu pernah dipindahkan. Sayangnya Hamdi tak tahu tentu dimana cerita makam itu dipindah.

Menurut Hamdi, semua makam yang ada di lokasi tempat di tugu itu, sukses di pindahkan. Meski sekian, Hamdi masihlah menyimpan rasa kejanggalan. Pasalnya, dua makam yang ada di halaman Kantor DPRD Propinsi Kalimantan tengah, sampai saat ini belum dapat dipindahkan. Tidak cuma itu, bukti makam yang masihlah ada di lokasi tugu itu, saat ini telah ditumbuhi pohon jambu dengan sinyal kain kuning dibawah pohon. “Semua memanglah tak mengganggu, ” jelasnya.

Berkaitan sungai Kahayan yang kerap menelan korban, Hamdi mengaku kalau hal semacam itu memanglah benar. “Ya, sepanjang tiga th. saya tinggal sebagai penjaga tugu, di sungai Kahayan tiap-tiap th. mengonsumsi korban. Tetapi anehnya, korban bukanlah orang-orang yang bertempat di daerah pesisir Sungai Kahayan, tetapi, warga yang tinggal jauh, ” terang Hamdi.

Umumnya lanjut Hamdi, tanda-tanda sesudah menelan korban sungai Kahayan yang awalannya besar, bakal alami pergantian mencolok jadi surut. Lalu, dari surut bakal alami gunakan. “Peristiwa umum berlangsung pada awal th. serta akhir th., ” katanya.

TUGU Soekarno, jadi monumen yang begitu utama untuk kota yang dijagokan dapat jadi ibukota Negara RI ini. Tugu yang berdiri megah di dalam desa Pahandut ini bias jadi trade-mark kota, terkecuali jembatan Sungai Kahayan yang membentang sekitaran 100 mtr. dari tempat ini.

Leonard S Ampung, Kepala Dinas Pekerjaan Umum propinsi Kalimantan tengah menyampaikan kalau pembangunan ini lewat penganggaran paket pada 9 Maret th. 2015.

 ” Berat patung ini yaitu 1, 3 ton, tingginya 6 mtr., serta tinggi pondasi 3 mtr., hingga keseluruhan ketinggiannya sekitat 9 mtr. dari permukaan tanah. Lalu ada juga relief yang bercerita histori pembangungan kota Palangka Raya ini, berat relief 1, 5 ton sebanuak dua buah, ” ungkap Leonard.

Dalam kegiatam itu Teras Narang juga terima tiruan patung Soekarno yang sama dengan patung raksasa ini dari Ganesh Setia Aji, perwakilan seniman


Wisata tempat lain :

Mengenal Wisata dan Sejarah Tugu Kota Palangka Raya

Mengenal Wisata dan Sejarah Tugu Kota Palangka Raya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *