Rute Menuju Pantai Tanah Kuning Bulungan Kalimantan Utara

Posted on
Rute Menuju Pantai Tanah Kuning Bulungan Kalimantan Utara

Kalimantan Utara bersebelahan dengan Negara sisi Serawak serta Sabah, Malaysia Timur. Di sini Ada banyak tempat tempat yang menarik untuk dikunjungi sebagai obyek wisata anda serta keluarga ”Tanjung Selor” yaitu ibukota dari Kabupaten Bulungan, dari kota Tarakan menuju kota Tanjung Selor sekitaran 90 menit dengan memakai ”speedboat”, apabila memakai pesawat terbang perintis, sekitaran 15 menit. Oiya bicara mengenai Kabupaten Bulungan kesempatan ini tim Wisata Hits bakal memberi info tentang eksotisme pantai kuning yang disebut pantai hits di Kalimantan Utara ini.

Pasir putih nan bersih membentang, dengan pesona alamnya demikian indah. Sejauh mata melihat tampak maha karya yang memesona. Pantai Tanah Kuning mempunyai air yang bersih serta kebiruan menyatu dengan warna langit di angkasa dengan sebagian gugusan awan yang menghiasnya. Semilir angin bakal pengunjung nikmati waktu ada dibibir pantai nan indah ini. Beragam pohon yang tumbuh subur di pinggir pantai makin memberi keelokan pemandangan Pantai Tanah Kuning.

Nama Tanah Kuning di ambil dari nama desa di mana pantai indah ini ada. Janganlah memikirkan kalau pantai ini memiliki warna tanah sesuai sama namanya, lantaran nama ini tidak ada sangkut pautnya. Pasirnya yang putih bersih bakal terlihat indah apabila terserang pancaran cahaya matahari. Bahkan juga pasir yang basah tersapu air laut bakal tampak seperti mutiara terbentang dengan kilauannya yang bikin siapapun kagum.

Dusun Tanah Kuning

Pantai Tanah Kuning yaitu satu object wisata bahari yang letaknya berdekatan dengan Pantai Karang Tigau. Beberapa pengunjung yang datang ke Pantai Tanah Kuning bakal dapat memakai saat untuk sekalian berkunjung ke pantai ini. Pantai Tanah Kuning lebarnya sekitaran 75 m dengan panjang lebih kurang 2 km. Untuk Anda yang mempunyai hoby memancing serta berolahraga air, pantai ini pas untuk Anda!

Nikmati eksotisme alam di Pantai Tanah Kuning semakin lebih asik serta terkesan lantaran terkecuali pengunjung bisa nikmati semuanya keindahan yang di tawarkan, pengunjung akan memperoleh sambutan yang ramah dari masyarakat sekitaran. Pengunjung bisa menggali beragam info berkaitan dengan pantai ataupun beberapa hal lain yang menginginkan pengunjung kenali. Hal semacam ini bakal jadi keringanan untuk pengunjung yg tidak tahu daerah ini.

Untuk menuju object wisata pantai ini diperlukan adrenalin yang cukup tinggi, lantaran kondisi jalanya masihlah sedikit susah ditempuh. Namun sulitnya perjalanan serta perjuangan untuk hingga ke tempat bakal terbayar lunas. Hembusan angin yang semilir dengan situasi pantai yang indah bakal menyembuhkan semua kelelahan yang pengunjung rasakan.

 Banyak sekali tempat- tempat wisata yang bisa kita jumpai di Provinsi ini, tak heran jika banyak sekali wisatawan yang datang ke wilayah ini untuk menghabiskan waktu liburannya di beberapa tempat wisata menarik di sini, entah itu wisatawan lokal maupun mancanegara. Di kawasan Kaltim ini banyak sekali wisatanya baik itu wisata alamnya, wisata sejarah daerah tersebut, wisata museum, wistaa pantainya dan masih banyak lagi.

Dan Pantai Tanah Kuning Yang terletak di kecamatan Tanah Kuning memiliki tempat yang sangat indah untuk menikmati suasana pantai. Lokasi tanah kuning dapat dilakukan dengan melewati jalur darat dan sungai / laut. Lama perjalanan menggunakan kendaraan kurang lebih 2 jam. Apabila menggunakan sarana air maka perjalanan kurang lebih 2 jam. Teras Nawang, adalah objek wisata yang terletak dihilir kota Tanjung Selor, yang dihuni oleh suku Dayak Kenyah Lepo Tau.

Pesona Objek Wisata Mara Satu

Disini oleh masyarakat setempat dibangun duplikat Lamin Adat Raja Dayak Kenyah Lepo Tau dengan ukuran lebar 30 meter dan panjang 40 meter. Di desa ini dapat disaksikan tarian suku Kenyah Lepo Tau asli dari Apo Kayan Long Nawang. Pesona wisata obyek lainnya adalah Mara Satu yang letaknya dibagian hulu kota tanjung Selor di tepi Sungai Kayan. Dalam desa Mara Satu bermukim suku Kayan, disini terdapat Lamin adat yang sangat besar sekali.

Pesona Wisata Pesta Birau Masyrakat Bulungan

Pesona wisata Pesta Birau merupakan pesta tahunan yang menampilkan berbagai macam atraksi adat dan budaya masyarakat di wilayah Bulungan yang dipadukan dengan pagelaran hiburan modern. Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan HUT kabupaten Bulungan dan Tanjung Selor yang di adakan setiap tanggal 12 Oktober.

Sejarah Birau dalam Pesta Birau

Birau merupakan sebuah tradisi ( perayaan adat) yang pada awalnya biasa di selenggarakan Kesultanan Bulungan, terutama saat pesta perkawinan putera- putri Sultan, Khatam Al- Qur’an, sunatan, naik ayun/ injak tanah, teristimewa sekali saat penobatan Sultan ke bangku singgahsananya. Pesona wisata perayaan Birau ini merupakan pertama kali diperkenalkan saat Pemerintahan Sultan Ali Kahar ( 1875-1889), Sultan ke 5 yang bergelar Sultan Kaharudidin II ( Puen Tua ). “ Birau” sendiri berasal dari dua kata yaitu “ ber “ melakukan dan Irau ( pesta ramai ) jadi bisa disimpulkan bahwa Birau adalah menyelenggarakan pesta besar- besaran.

Perayaan Birau yang terbesar dan paling meriah berlangsung Tahun 1946. Ketika Sultan Bulungan X yaitu Sultan Maulana Djalaluddin memperolah penghargaan dari Ratu Belanda Wilhelmina berupa penganugrahan pangkat Letnan Kolonel Tituler. Pesona wisata perayaan Birau saat itu berlangsung selama 40 hari 40 malam yang oleh Sultan dijadikan sebagai tindakan diplomatic daripada tindakan berlebihan.

Sebagai tindakan diplomatik, karena perayaan itu digelar seolah- olah untuk menghormati dan menghargai pemberian gelar oleh ratu dengan menunjukan keluhuran dan tingginya nilai seni budaya pesona wisata Bulungan. Tetapi dibalik itu Sultan tetap dengan prinsipnya untuk mendukung perjuangan Bangsa Indonesia mencapai kemerdekaan.

Kongkritnya ketika Sultan mengutus Menteri Pertama Kesultanan Bulungan Datu Bendahara Paduka Raja menghadiri perundingan- perundingan dengan Pihak Belanda, seperti Konferensi Meja Bundar di Malino, Makassar, pesona wisata Sulawesi Selatan maupun perundingan- perundingan lain yang diadakan di Jakarta, Yogyakarta maupun Bali dalam memperjuangkan kepentingan Republik Indonesia.

Perayaan Terakhir Pesta Birau

Perayaan Birau yang terakhir di masa Kesultanan ini digelar pengujung tahun 1995, ketika sunatan dan khataman putera Sultan Maulana Djalaludin, Sultan ke X ynag bernama Datu Ali. Sepeninggal Sultan Maulana Djalaluddin pada 12 Desember 1958. Birau tidak pernah dilaksanakan lagi. Namun sekarang dirayakan lagi dan menjadi bagian dari ulang tahun provinsi.

Macam- macam Kesenian Tradisional Kabupaten Bulungan

Kabupaten Bulungan memiliki jenis Kesenian Tradisional, Musik dan berbagai tarian dari suku- suku yang bermukim di Kabupaten Bulungan antara lain: Tari Perang ( Kencet Pepatai ) dari suku Dayak, Tari Gerak Sama, Tari Gong Suku Dayak Kenyah, Tari Jepen, Tari Jugit Suku Bulungan, Tari Pina Katap dan Iluk Bebalen.

Kutai Kartanegara

Pesona wisata Museum Mulawarman terletak di kota Tenggarong, diresmikan tanggal 28 November 1971 oleh Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Kalimantan Timur ( Bapak H.A. Wahab Syahrani ) diserah terimakan kepada departemen pendidikan dan kebudayaan tanggal 18 Februari 1976. Di dalam Museum ini terdapat benda- benda bersejarah serta alat music yang digunakan pada zaman kerajaan, di Museum ini juga terdapat bermacam- macam keramik dari Cina dan Islam yang bernilai Tinggi. Di sebelah kiri Museum bisa kita jumpai makam Raja- raja Kutai, serta kerabat- kerabat kerajaan lainnya yang dapat dikunjungi setiap hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *