Wisata Edukasi Tugu Khatulistiwa di Kalimantan Tengah

Posted on
Wisata Edukasi Tugu Khatulistiwa di Kalimantan Tengah

Bayangan selalu ada menemani kita sepanjang ada sinar. Namun di di salah satu tempat di Pontianak, bayangan kita bisa hilang. Padahal di tengah hari yang terik! Kok bisa, ya! Ya… karena tempat itu adalah Tugu Khatulistiwa. Ini memang salah satu tempat teristimewa di Pontianak. Tugu Khatulistiwa atau Equator Monument istimewa karena memang kota ini dilalui garis khayal khatulistiwa.

Untuk menandainya garis khayal itu, dibangun sebuah Tugu Khatulistiwa atau Equator Monument pada garis lintang nol derajat yang terletak di Siantan, sekitar tiga kilometer dari pusat Kota Pontianak ke arah Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Pontianak. Setiap pengunjung yang datang pasti selalu penasaran dan mencari tahu letak persis titik lintang nol derajat yang membelah bumi secara horizontal

Hampir bisa dipastikan bahwa pada awalnya semua pengunjung takjub melihat keunikan tugu yang terbuat dari kayu ulin ini. Selain menikmati keunikan Tugu Khatulistiwa, yang paling banyak dicari pengunjung adalah mencari tahu letak persis titik lintang nol derajat yang membelah bumi secara horizontal.

Lalu, apa istimewanya garis lintang nol derajat tersebut? Sebenarnya, garis khatulistiwa atau garis ekuator hanyalah buatan manusia. Masih ingat tidak? Garis tersebut ada di pelajaran geografi. Dalam pelajaran tersebut, bumi diibaratkan dibagi menjadi dua bagian, yakni belahan utara dan belahan selatan. Dari pembagian itu, bisa dilihat, Kota Pontianak berada persis di tengah-tengah garis tersebut.

Daya tarik Tugu Khatulistiwa ini terlihat pada saat terjadi kulminasi. Kulminasi adalah matahari berada pada titik tertingi. Biasanya pada tengah hari atau sekitar jam 12 siang. Kulminasi yang terjadi tepat di garis khatulistiwa memosisikan matahari tepat tegak lurus di atas kepala kita. Dalam posisi ini bayangan benda atau manusia yang berada di tugu ini (termasuk bayangan tugunya) akan tugu “menghilang” beberapa selama detik. Waktu Nesi ikut mencoba, eh.. benar lo, bayangan Nesi hilang!

Titik kulminasi matahari yang terjadi di garus khatulistiwa ini terjadi setahun dua kali, yakni antara tanggal 21-23 Maret dan 21-23 September. Bagi masyarakat Kalbar, peristiwa alam ini menjadi tontonan menarik.

Nah, bagaimana garis nol derajat bisa ditemukan di Kota Pontianak? Simak halaman berikutnya, ya!


Wisata tempat lain :

Wisata Edukasi Tugu Khatulistiwa di Kalimantan Tengah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *