Tempat Wisata Situ Kamojing, dan Mitos Buaya Buntung Kecamatan Cikampek, Desa Kamojing

Posted on
Tempat Wisata Situ Kamojing, dan Mitos Buaya Buntung Kecamatan Cikampek, Desa Kamojing

Untuk warga Karawang serta Purwakarta, Situ Kamojing yaitu tempat yang cukup eksotis yang ada di perbatasan ke-2 kabupaten ini. Terdapat di Kecamatan Cikampek, Desa Kamojing, situ ini tawarkan pesona alam serta potensi wisata yang menjanjikan.

Situ Kamojing yang mempunyai luas sekitaran 5 hektare, di musim hujan seperti waktu banjir kamarin, air situ bahkan juga dapat meluber keatas jalan, tetapi di musim kemarau kronis air situ demikian sebaliknya mungkin saja kering serta waktu itu kerap juga digunakan warga setempat untuk jadikan tempat bercocok tanam.

Bila diliat dari stuktur serta infrastuktur yang ada, situ ini begitu umum, bahkan juga belum jadi obyek wisata oleh karena itu tak ada pengelolaannya, terlebih ticket masuk. Tetapi, hal tersebut sebagai keunggulan yang lain. Sifatnya yang alami, jadi menarik terutama muda-mudi untuk memadati tepian situ, mulai dari kesibukan berolahraga, bercengkrama, sampai tempat berpacaran ria. Terlebih di sore hari, bebrapa waktu mendekati matahari tenggelam yang tawarkan pantulan cahaya matahari yang maha indah di permukaan situ.

Terkecuali hamparan situ yang bisa di nikmati dengan cara bebrapa hanya, di tempat ini beberapa pengunjung juga dapat menyantap jajanan yang dijajakan beberapa pedagang di sana yang belum demikian banyak. Satu diantara yang menarik yaitu sate maranggi daging sapi serta es kelapa muda. Jajanan murah meriah, tetapi demikian nikmat disantap ditepian situ terlebih disore hari diiringi semilir angin yang bersahabat.

Menurut ketua RW setempat serta salah seseorang pedagang yang juga warga asli sana, konon situ ini di kenal ditempati oleh Buaya Buntung. Satu mitos yang mengakar di orang-orang setempat yang kebenarannya pastinya tak dapat diolah dengan akal sehat. Tetapi, jadi satu sinyal kalau di daerah ini memanglah beberapa hal yang berbentuk buhun serta bahkan juga mistis demikian kental. Namun lagi-lagi cuma berdasar pada narasi lisan dari mulut ke mulut.

Berdasarkan penjelasan Kosim, ketua RW setempat, gagasannya di th. 2010-2011 yang akan datang situ ini bakal di bangun seperti Situ Buled di Purwakarta. Sekurang-kurangnya, di banding dahulu sekarang ini juga pengelolaan situ ini telah mulai dikerjakan dengan meletakkan seseorang petugas resmi dari kecamatan, untuk menjaga situ ini terlebih dari rumput liar serta mengalirkan pintu air yang menghadap ke arah Ciranggon serta Rawamerta.

Kedalaman situ ini sekitar pada 14 sampai 10 mtr.. Sayangnya memanglah di sana tak ada info mengenai kedalaman ini. Alhasil, seperti yang disibakkan Kosim, situ ini setiap tahunnya senantiasa menelan korban jiwa 1-2 orang, yang rata-rata yaitu pelajar yang berenang sepulang sekolah di tepian situ. Korban yang disatu segi dipercaya terkait dengan Mitos Buaya Buntung, tetapi disisi lain dengan cara akal sehat yaitu hal yang lumrah disaat situ ini memanglah mempunyai kedalaman sampai 14 mtr..

Spesial pada malam minggu, saat di mana muda-mudi baik dari Karawang ataupun Purwakarta rata-rata memerlukan tempat yang enjoy, keramain situ ini seperti yang disebutkan oleh Ucup, penjual sate maranggi, dapat hingga jam 1 sampai jam 2 awal hari. Satu tempat yang nyaman untuk bersantai, murah meriah serta pastinya mempunyai pesona yang alami.

Situ Kamojing yaitu obyek wisata yang ada di antara Kabupaten Karawang serta Purwakarta. Situ ini yaitu obyek wisata yang mempunyai panorama yang cukup eksotis serta menarik. Keberadaanya yang ada di dua perbatasan kabupaten yang terdapat di Desa Kamojing tawarkan pesona alam serta potensi wisata yang begitu menakjubkan.

Situ Kamojing mempunyai luas 5 hektare. Pada musim hujan, air Situ umum bakal meluber keatas jalan. Tetapi padam musim kemarau, air situ bakal kering yang digunakan oleh orang-orang sekitaran untuk bercocok tanam

Situ Kamojing memiki stuktur serta infrastuktur yang jauh dari kata layak. Situ tampak begitu umum. Bahkan juga belum ada pengelolaan yang cukup penting untuk jadikan sebagai obyek wisata. Hingga berikut yang bakal jadi nilai lebih untuk pemerintah daerah setempat bila dapat bikin Situ ini jadi wisata andalan. Tetapi lantaran keterbatasannya tersebut, sebagai keunggulan lain yang dipunyai. Lantaran mempunyai karakter yang masihlah alami. Satu diantara hal yang menarik terutama untuk muda-mudi yang memadati tepian situ yaitu olahraga, bercengkrama waktu matahari mendekati terbenam

Kelebihan Wisata Situ Kamojing 

Terkecuali mempunyai hamparan yang bias di nikmati, di tempat ini pengunjung bisa menyantap jajanan serta wisata kuliner yang di jual pedagang. Satu diantara menu menarik sebagai dambaan yaitu sate maranggi daging sapi serta es kelapa muda. Jajanan murah meriah yang cocok untuk disantap berbarengan sistem tenggelamnya matahari sore berbarengan keluarga serta teman dekat.

Minot yang mengedar dikalangan masyrakat sekitaran serta pedagang yang berjualan di sekitar Situ Kamojing. Konon situ ini ditempati oleh Buaya Buntung. Satu mitos yang sudah mengakar kuat di orang-orang setempat yang yakin atau tak diakui tersebut mitos yang mengedar. Memanglah lokasi ini ditumbuhi oleh buhun yang membuat situasi yang begitu mistis serta berkesan demikian kental. Tetapi untuk benar atau tidaknya hal semacam itu cuma narasi lisan dari mulut ke mulut yang belum bias dibuktikan dengan cara rasional.

Menurut beragam sumber, gagasannya pada th. 2010-2011 silam situ ini bakal di bangun seperti wisata Situ Buled di Purwakarta. Sekurang-kurangnya untuk pengelolaan bakal jauh baik dari mulanya.

Situ Kamojing mempunyai kedalaman sekitaran pada 14 sampai 10 mtr. dalamnya. Sayangnya beragam sumber belum setuju tentang kedalaman situ ini. Tetapi sayangnya pada belakangan ini ada beragam berita ramai yang ada di Situ ini. Salah nya ialah siswa SMP yang berenang di sekitar tempat ini. Selang beberapa saat, mayatnya diketemukan tidak bernayawa.

Konon orang-orang memiliki pendapat kalau hal semacam ini terkait dengan legenda Buaya Buntung yang telah mengedar. Tetapi hal semacam ini menjawab pertanyaan kalau kedalaman situ ini memeang meraih 14 KM.

Khusunya untuk hari malam atau hari minggu. Kondisi situ ini bakal begitu ramai dengan kerumunan muda mudi yang berkumpul. Keramaian ini bias hingga jam 1 atau 2 awal hari sesuai sama selera mereka. Hal semacam ini lah yang jadikan banyak pedagang yang jual dagangannya di sekitar obyek wisata ini.

Situ Kamojing terdapat di antara dua desa. Tetapi dengan cara geografis Situ Kamojing terdapat di Desa Dawuan, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang. Atau berjarak 22 km dari Kota Karawang. Dengan jarak kurang lebih sekitaran 8 Km dari gerbang tol Cikampek, Karawang. Situ ini ada di perbatasan dengan Kabupaten Purwakarta serta Kabupaten Karawang. Disitu ini kita bakal dapat nikmati beragam gedung pencakar langit sebagai daya tarik sendiri untuk nikmati malam di sini. Hingga begitu cocok untuk jadikan object bercengkerama serta mengobrol dengan keluarga serta teman dekat.

Di sekitar Situ Kamojing, atau lebih tepatnya disisi kanan serta kirinya semasing ada pintu air yang dipakai untuk isi air persawahan waktu musim kemarau tiba.

Untuk nikmati keindahan itu, kita tidak butuh membayar sedikit juga. Dengan kata lain gratis tanpa ada pungutan cost apa pun. Tetapi anda cuma butuh mengawasi kendaraan anda waktu tengah asik nikmati panorama itu. Lantaran tidak ada ruang untuk parker.

Tempat Wisata Situ Kamojing, dan Mitos Buaya Buntung Kecamatan Cikampek, Desa Kamojing

Tempat Wisata Situ Kamojing, dan Mitos Buaya Buntung Kecamatan Cikampek, Desa Kamojing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.