7 Kelenteng Vihara Terbesar di Indonesia Wisata Religi

Posted on

7 Kelenteng Vihara Terbesar di Indonesia Wisata Religi – Sempatkah Anda datang ke Kelenteng atau Vihara saat malam th. baru Imlek? Bila belum pernah, wow, sekali-sekali Anda mesti memandangnya! Pada malam th. baru Imlek, kelenteng-kelenteng bakal ramai dikunjungi. Kelenteng juga umumnya bakal dibikin bersih serta dicat lagi.

Kelenteng Tay Kak Sie
Kelenteng Tay Kak Sie

Situasi bakal jadi lebih semarak karena lampion-lampion yang menghiasi serta lilin-lilin memiliki ukuran raksasa. Bila tertarik, tersebut ada 7 kelenteng termegah di Indonesia yang dapat kunjungi pada malam th. baru Imlek. Tentu meriah!

1. Kelenteng Kwan Sing Bio, Tuban, Jatim

Kelenteng Kwan Sing Bio, Tuban, Jatim
Kelenteng Kwan Sing Bio, Tuban, Jatim

Tidak cuma jadi satu diantara kelenteng yang terindah di Indonesia, Kelenteng Kwan Sing Bio juga jadi kelenteng paling besar di Asia Tenggara dengan luas 4 hektar. Kelenteng Kwan Sing Bio yang di bangun pada era ke-18 ini ada di Jalan Raya R. E. Martadinata, Tuban – Jawa Timur. Kelenteng Kwan Sing Bio ini yaitu hanya satu kelenteng di Indonesia yang menghadap ke laut. Bila di kelenteng-kelenteng lain sebagai lambang di pintu masuknya yaitu naga, jadi lambang di pintu masuk Kelenteng Kwan Sing Bio ini yaitu kepiting.

Kelenteng Kwan Sing Bio, Tuban, Jatim
Kelenteng Kwan Sing Bio, Tuban, Jatim

Kelenteng Kwan Sing Bio ini jadi tempat melaksanakan ibadah untuk penganut Tri Dharma, yakni Budha, Konghucu, serta Tao. Dewa paling utama yang dipuja di Kelenteng ini yaitu Dewa Kwan Kong. Di Kelenteng Kwan Sing Bio, Anda dapat lihat Taman Dua Naga, Bangunan Sembilan Gada Suci, serta relief yang bercerita mengenai Legenda Delapan Dewa.

2. Vihara Surga Neraka, Singkawang

Vihara Surga Neraka, Singkawang
Vihara Surga Neraka, Singkawang

Vihara Surga Neraka ini yaitu vihara paling tinggi di Kalimantan Barat. Vihara ini ada di punggung Gunung Passi, tepatnya di Kampung Sempalit, 12 km dari pusat kota Singkawang. Nama Surga Neraka diberikan lantaran di kelenteng ini terdapat banyak patung dewa-dewa yang ada di surga serta di neraka.

Vihara Surga Neraka, Singkawang
Vihara Surga Neraka, Singkawang

Di Vihara Surga Neraka, pengunjung mesti melepas alas kaki lantas bersihkan kakinya di air yang mengalir di anak tangga paling bawah sebelumnya naik menuju bangunan tertinggi di kelenteng itu. Bangunan paling tinggi Vihara Surga Neraka ini mempunyai design yang begitu indah dengan relief naga pada tembok-temboknya. Dari bangunan paling tinggi pengunjung bisa nikmati keindahan kota Singkawang. Vihara Surga Neraka ini jadi tempat melaksanakan ibadah untuk penganut Taoisme. Vihara ini dapat mempunyai tujuh buah vihara yang letaknya terpencar tetapi berdekatan.

Baca juga : Wisata Kampung Cina Cilengsi Rute Dan Harga Tiket Masuk

3. Kelenteng Tay Kak Sie

Kelenteng Tay Kak Sie
Kelenteng Tay Kak Sie

Kelenteng Tay Kak Sie terdapat di lokasi Pecinan Semarang, di seberang tiruan perahu Laksamana Cheng Ho. Kelenteng Tay Kak Sie yang berdiri mulai sejak th. 1746 ini jadi tempat beribadah untuk penganut Budha, Tao, serta Konghucu. Anda bisa lihat beragam ornament serta beberapa lambang seperti sepasang naga yang memperebutkan matahari.

Kelenteng Tay Kak Sie
Kelenteng Tay Kak Sie

Selama naga ini jadi lambang pelindung kelenteng dari dampak jahat. Kelenteng Tay Kak Sie mempunyai arsitektur yang indah dengan konstruksi style Tiongkok, serupa dengan bangunan kelenteng era 19. Di Kelenteng Tay Kak Sie ini banyak diselenggarakan upacara keagamaan serta pementasan kesenian. Tidak heran apabila kelenteng ini jadi daya tarik wisatawan.

4. Kelenteng Tri Dharma Chandra Nadi, Palembang

Kelenteng Tri Dharma Chandra Nadi, Palembang
Kelenteng Tri Dharma Chandra Nadi, Palembang

Kelenteng Tri Dharma Chandra Nadi yang dikenal juga sebagai Kelenteng Dewi Kwan Im yaitu satu satu tempat yang harus Anda kunjungi waktu ada di Palembang. Kelenteng yang terdapat di Jalan Perikanan, 10 Ulu, Palembang ini di bangun pada th. 1733 sebagai pengganti Kelenteng yang terbakar di Kampung 7 Ulu.

Kelenteng Tri Dharma Chandra Nadi, Palembang
Kelenteng Tri Dharma Chandra Nadi, Palembang

Di Kampung 10 Ulu ini ada makam Ju Sin Kong atau Apek Tulong, seseorang panglima Palembang keturunan Tionghoa. Sebelumnya jadi kelenteng, beberapa orang yang berziarah ke makam itu memperoleh kesembuhan dari penyakit. Di Kelenteng ini, Anda bisa menjumpai altar Dewi Kwan Im, altar Buddha Gautama (Sakyamoni Buddha), Bodhisatya Maitreya, Dewi Paw Sen Ta Tee (dewi pemberi rejeki), Dewi Kwan Tee (dewi pelindung dharma), serta Dewa Toa Pek Kong. Mendekati Imlek, kelenteng ini bakal dibikin bersih, dicat lagi, serta dihiasi dengan beberapa ribu lampion.

5. Kelenteng Xian Ma, Makassar

Kelenteng Xian Ma, Makassar
Kelenteng Xian Ma, Makassar

Kelenteng Xian Ma ada di Jl. Sulawesi No. 112, Makassar. Kelenteng ini berdiri di satu bangunan 6 lantai dengan arsitektur khas Tionghoa yang mengagumkan. Tiap-tiap lantainya mempunyai Dewa yang tidak sama untuk dipuja. Kelenteng Xian Ma yang berdiri mulai sejak 1864 ini dapat sering dijuluki sebagai Istana Naga Sakti.

Kelenteng Xian Ma, Makassar
Kelenteng Xian Ma, Makassar

Demikian masuk, Anda bakal segera disambut oleh Patung Namo Maitreya. Didalam kelenteng ini ada juga empat patung Raja Langit dari empat penjuru mata angin serta beberapa ratus patung dewa-dewi. Anda dapat juga lihat relief yang menceritakan perjalanan Budha.

Baca juga : Wisata Kampung Cina Cilengsi Rute Dan Harga Tiket Masuk

6. Kelenteng Hok Tek Hian, Surabaya

Kelenteng Hok Tek Hian, Surabaya
Kelenteng Hok Tek Hian, Surabaya

Kelenteng Hok Tek Hian adalah kelenteng tertua di Surabaya. Konon, kelenteng ini di bangun oleh tentara Tartar pada zaman kaisar Ku Bhi Lai Khan dimuka zaman Majapahit. Kelenteng Hok Tek Hian berada di Jalan Dukuh, Surabaya, hingga kerap dimaksud sebagai Kelenteng Dukuh.

Kelenteng Hok Tek Hian, Surabaya
Kelenteng Hok Tek Hian, Surabaya

Bangunannya terbagi dalam dua bangunan tidak sama yang dikaitkan oleh jembatan yang dijaga dua ekor naga. Di lantai satu ada altar Makco serta Kongco, sesaat di lantai 2 ada Altar untuk Buddha, Dewi Kwan Im, serta dewa-dewi yang lain. Kelenteng Hok Tek Hian jadi tempat beribadah untuk umat Konghucu. Di kelenteng ini, pengunjung bisa nikmati pertunjukan wayang potehi.

7. Kelenteng Cu An Kiong, Lasem

Kelenteng Cu An Kiong, Lasem
Kelenteng Cu An Kiong, Lasem

Di Jalan Dasun No 19, Lasem, Jawa Tengah ada satu Kelenteng yang di bangun pada era ke-16. Kelenteng Cu An Kiong, yaitu kelenteng tertua di Lasem. Kelenteng ini paling akhir kali dipugar pada th. 1868 hingga beberapa besar sisi kelenteng ini antik. Bangunan kelenteng Cu An Kiong ini mempunyai keindahan yang begitu artistik. Ruangan depannya dipenuhi dengan ukiran kayu classic warna-warni. Di ruangan tengahnya, ada jejeran lukisan tinta diatas keramik yang melukiskan kehidupan manusia.

Kelenteng Cu An Kiong, Lasem
Kelenteng Cu An Kiong, Lasem

Ruangan paling utama kelenteng terdapat dibagian belakang. Di dalamnya ada altar Makco Thian Siang Sing Bo atau dewi laut. Pengunjung tak bisa masuk ruangan paling utama ini. Di kelenteng ini dapat ada Kio atau Tandu berukiran halus serta indah untuk membawa MakCo Thian Siang Sing Bo pada saat Jut Bio (kirab keliling).

Baca juga : Keindahan Tempat Wisata Kampung Cina, Manado

Tersebut 7 Kelenteng Termegah di Indonesia. Sesungguhnya ada banyak kelenteng yang lain yang tidak kalah megah. Sebatas informasi, di Indonesia ada sekitaran 1000 kelenteng serta banyak yang indah-indah. Diluar malam th. baru Imlek, Anda juga dapat bertandang. Tetapi sudah pasti butuh diingat kalau meskipun kelenteng sering jadi object wisata, namun tetap harus intinya kelenteng yaitu tempat melaksanakan ibadah. Jadi, kita mesti melindungi kesopanan serta menghormati mereka yang tengah bersembahyang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.