Tempat Wisata Curug Bangkong Di Kuningan

Posted on

Tempat Wisata Curug Bangkong Di Kuningan – Kabupaten Kuningan populer mempunyai beberapa tempat wisata air terjun yang menarik, satu diantaranya yakni Curug Bangkong. Curug ini mempunyai ketinggian 23 mtr. dengan lebar 3 mtr.. Curug ini belum dikelola dengan baik. Fasilitasnya juga cuma ada satu bangunan toilet umum yang keadaannya belum tertangani.

Wisata Curug Bangkong Di Kuningan
Wisata Curug Bangkong Di Kuningan

Satu diantara daya tarik curug ini yakni debet airnya yang begitu besar. Di musim kemarau juga airnya dapat meluber dari sisa kolam renang depan curug hingga ke arah sungai. Apabila musim hujan tiba, debet airnya makin besar serta membuat air terjun yang terbelah jadi dua. Kadang-kadang sukai tampak pelangi dibagian curug yang dekat dengan gua.

Tempat serta Aksesibilitas Curug Bangkong

Wisata Curug Bangkong terdapat di Kertawiratma, Kecamatan Nusaheang, Kabupaten Kuningan. Tempatnya berjarak sekitaran 9 km dari kota Kuningan, 44 km dari kota Cirebon, serta 63 km dari kota Ciamis.

Baca juga : 4 Air Terjun di Kuningan yang Menakjubkan Untuk Di Kunjungi

Sesudah meniti jarak itu, untuk wisatawan dari arah Cirebon atau Kuningan bakal tampak disamping kanan berbentuk penunjuk jalan yang bertuliskan “Wisata Alam Curug Bangkong + 700 m”. Disamping itu, untuk pengunjung dari arah Ciamis penunjuk jalan itu ada di samping kiri.

Wisata Curug Bangkong Di Kuningan
Wisata Curug Bangkong Di Kuningan

Perjalanan dilanjutkan dengan ikuti jalan aspal hingga pada suatu lekukan jalan dengan hamparan sawah. Disana ada plang kecil bertuliskan “Curug Bangkong”. Kendaraan roda empat cuma dapat parkir ditempat ini, sedang kendaraan roda dua masihlah dapat masuk kedalam walau tak ada tempat parkir spesial. Sesudah melalui hamparan sawah lalu melalui tempat kering serta kebun campur. Disana ada gardu loket yang telah tak terpakai. Lantas masuk jalan setapak sampai hingga ke lokasi curug.

Asal Usul Curug Bangkong

Pada zaman dulu ada seseorang pertapa dari Ciamis bernama Wiria. Ketika berkelana, Ia temukan satu curug dengan cara kebetulan. Waktu itu batinnya terasa terpanggil oleh kemampuan gaib yang ada di sekitaran curug. Ia meyakini kalau curug itu adalah tempat yang pas untuk lakukan tapa.

Wisata Curug Bangkong Di Kuningan
Wisata Curug Bangkong Di Kuningan

Di sela-sela tapa panjangnya, Wiria meluangkan diri bergaul dengan orang-orang. Bahkan juga, Ia mendidik orang-orang setempat tata langkah bikin gula merah (gula kawung). Lama kelamaan pekerjaan bikin gula kawung jadi mata pencaharian orang-orang itu.

Wiria jadi tokoh yang disegani. Orang-orang juga memanggilnya Abah Wiria. Satu saat Abah Wiria terasa ada panggilan batin untuk meneruskan tapanya kembali. Menurut narasi, Abah Wiria lakukan tapanya di satu lubang atau gua dibalik curug.

Wisata Curug Bangkong Di Kuningan
Wisata Curug Bangkong Di Kuningan

Lama lama orang-orang terasa kehilangan sosok yang sampai kini menuntun mereka. Muncul rasa cemas dalam diri orang-orang yang lalu mendorongnya untuk mencari Abah Wiria. Walau demikian tidak kunjung diketemukan. Disangka Abah Wiria menghilang lantaran sudah menyempurnakan tapanya.

Abah Wiria dipercaya sudah menjelma jadi seekor kodok atau bangkong dalam bhs Sunda. Hal itu lantaran sepeninggalnya Abah Wiria, di sekitaran curug itu kerap terdengar nada kodok. Berdasar pada legenda itu, pada akhirnya curug itu dinamakan Curug Bangkong.

Misteri Curug Bangkong

Dibalik keindahannya, banyak yang berasumsi kalau Curug Bangkong adalah tempat yang angker. Curug ini memanglah penuh dengan misteri. Bagaimana tak? Dipandang dari asal usulnya saja telah mengundang misteri.

Di th. 1970-an orang-orang pernah lihat sinar jelas benderang melayang-layang di sekitaran curug. Sinar itu menghilang di satu makam keramat yang ada disana. Makam itu yaitu makam Pangeran Arya Salingsingan, seseorang panglima Kerajaan Talaga yang diakui sebagai satu diantara penyiar agama Islam di daerah Kuningan Barat.

Baca juga : Wisata Telaga Nilem Mata Air Jernih di Kuningan

Beberapa orang berasumsi curug ini adalah tempat yang angker. Berawal dari asumsi beberapa orang di saat lantas yang mengaitkannya dengan momen meninggalnnya pemuda bernama Yoyo di curug itu yang lalu mayatnya tak diketemukan. Beberapa berasumsi kalau kematiannya adalah tumbal keangkeran curug itu. Momen itu berimbas juga pada wisatawan yang lalu di larang mandi disana.

Lalu pada th. 2002 seseorang pemuda bernama Tatang mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di sekitaran curug. Dua peristiwa itu membekas didalam benak orang-orang sampai sekarang ini.

Wisata Curug Bangkong Di Kuningan
Wisata Curug Bangkong Di Kuningan

Berkaitan lubang yang ada di belakang samping kiri curug, sesepuh desa menyampaikan ujungnya itu hingga ke Gunung Embun. Apabila debet air meraih lima kubik jadi bakal keluar embun dari lubang yang ada disana. Di th. 1950-an pernah dikerjakan eksperimen dengan memasukkan seekor anjing yang diikat tali kedalam lubang. Sesudah sebagian lama, tali lalu ditarik. Namun yang kembali cuma tali saja serta ajing itu menghilang.

Baca juga : Wisata Curug Sidomba Di Kuningan Yang Asri

Lepas dari semuanya misteri yang ada, memanglah curug ini sepintas tampak angker. Tetapi untuk beberapa penggemar alam, curug ini memiliki kekhasan sendiri yang membuatnya mesti ada pada daftar kunjungan mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.